Sholat Gerhana Bulan, Bagaimanakah?

Assalamualaikum wr. wb.
Apa kabar para pembaca? Semoga kita dalam perlindungan Allah Swt.
Pada tanggal 31 Januari 2018 tepatnya sekitar pukul 21.00 WIB telah ditunjukkan kekuasaan Allah Swt. kepada kita umat manusia khususnya umat Muslim di seluruh dunia berupa gerhana rembulan. Lihat beritanya di sini

Gerhana terjadi tidak hanya pada bulan pun juga matahari. Allah ta'la menjadikan gerhana untuk   memberikan peringatan kepada para penyembah matahari maupun bulan di zaman dahulu atas kekuasaan-Nya. Karena hanya Allah lah dzat yang maha kuasa, dan matahari atau rembulan tidak akan kuasa menyinari dunia ini melainkan atas kuasa-Nya. Bisa dibuktikan betapa anehnya sesembahan mereka (penyembah matahari & rembulan) dapat tertutupi oleh gerhana.

Rasulullah Saw. menyunahkan kita umat muslim agar melaksanakan solat ketika gerhana terjadi atau biasa dikenal dengan sebutan sholat gerhana. Sholat gerhana semata-mata tidak menyembah pada matahari atau bulan melainkan wujud keimanan kita atas kuasa Allah Swt.

Sholat gerhana berbeda dengan sholat sunnah lainnya. Adapun rakaatnya adalah sejumlah 2 rakaat dan dianjurkan secara berjamaah. Berikut ketentuan atau cara sholat gerhana, check it!

1. Diawali dengan niat holat. Perbedaan antara niat sholat gerhana matahari dan rembulan. Lihat perbedaannya

Niat sholat gerhan rembulan
أُصَلِّيْ سُنَّةَ لِخُسُوْفِ الْقَمَرِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
(Usholli sunnatan likhusufil qomari rok 'ataini lillahi ta'ala)
Niat sholat gerhana matahari
أُصَلِّيْ سُنَّةَ لِكُسُوْفِ الشَّمسِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
(Usholli sunnatan likusufisysyamsi rok 'ataini lillahi ta'ala)

2. Kemudian baca do'a iftitah

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. إِنِّىْ وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Setelah membaca doa iftitah tersebut di atas dilanjutkan membaca surat Al Fatihah kemudian surat / ayat pada Al Quran semisal surat Al Ikhlash.Lalu dilanjutkan rukuk kemudian I'tidal (bangun dari rukuk). Kemudian baca surat fatihah lagi, dan disinilah letak perbedaannya dibandingkan dengan sholat lainnya. Tidak seperti sholat pada umumnya dimana saat i'tidal tidak ditambahi membaca surat Al Fatihah. Kemudian setelah pembacaan surat Fatihah yang kedua dilanjutkan rukuk, i'tidal, sujud hingga berdiri kembali, dan inilah hitungan rokaat pertama sholat gerhana. Untuk rokaat kedua silakan ulangi hal diatas yang diakhiri dengan tahyat akhir.

Catatan : ketika rukuk berlangsung, bacalah kalimat tasbih semampunya sebanyak-banyaknya berikut ini  

سُبْحَانَ اللهِ ، وَالْحَمْدُ ِللهِ ، وَ لآ إِلهَ إِلاَّ اللهُ ، وَاللهُ أَكْبَرُ

Demikian Artikel kali ini. Kritik dan saran sangat kami butuhkan demi perbaikan dimasa mendatang. Terima kasih semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum ....

Sumber : Pengalaman redaktur beserta reverensi media

SHARE

About SSURUR4

    Blogger Comment
    Facebook Comment

2 komentar:

  1. Thanks tutorialnya bang hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama sob, terimakasih telah berkunjung ya. Jangan lupa mampir lagi. Kritik dan sarannya juga ok 👌🏻

      Delete

Gunakan bahasa yang mudah dipahami. Dilarang mengirim link dalam bentuk apapun